Foto: Screenshoot detikcomJakarta -
Founder Sobat Diabet dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Rudy Kurniawan menyampaikan dalam satu dekade terakhir penduduk telah mulai aware dengan pergantian iklim. Menurutnya pergantian iklim menjadi satu yang tak boleh diremehkan.
"Bahkan di salah satu survei di Climate Access waktu itu di tahun 2013 menyampaikan bahwa sebanyak kurang lebih 40-60 persen responden dengan usia 18-44 tahun menyampaikan bahwa kalut dengan pergantian iklim," ujar Rudy Chef Marinka dalam video Learn From Sobat Diabet di channel YouTube Tropicana Slim, dilansir Selasa (7/4/2021).
Menurutnya secara lazim kaitan antara diabetes dan pergantian iklim dibagi menjadi dua, yaitu secara pribadi dan secara tidak langsung. Kaitan tidak langsungnya merupakan dikala pergantian iklim terjadi maka suhu makin panas, kemudian dapat jadi kokoh pada suplai pangan sehingga merubah penglihatan atau pola hidup seseorang.
"Mungkin yang dari mulanya dapat makan biasa, ternyata ia berubah dengan makanan instan, tidak sehat, makanan bungkus yang opsi sehatnya mungkin lebih kurang," jelasnya.
Baca juga: Catat! Ini Tips Bebas Diabetes ala Anak Muda |
Kemudian keadaan seumpama malapetaka dan ketersediaan alat-alat kesehatan itu kokoh pada diabetes. Ia mencontohkan misalnya alasannya merupakan fasilitas kesehatannya makin sulit, padahal salah satu cara mengenali diabetes dengan menjalankan screening.
Sementara untuk kaitan langsungnya, dr Rudy menerangkan menurut suatu observasi bahwa dengan suhu makin tinggi, komposisi brown fat bergeser. Menurutnya jikalau brown fat dalam badan menurun ternyata bermitra dengan sensitivitas insulin yang makin sedikit.
"Jadi brown fat makin sedikit, sensitivitas insulin makin sedikit, sehingga risiko diabetes makin naik, tetapi itu masih dalam observasi juga," tambahnya.
Selain itu juga dapat kokoh pada keadaan panas di beberapa lokasi di tubuh, makin tinggi suhunya kokoh terhadap aspek inflamasi badan yang secara berangsur-angsur juga memajukan gangguan terhadap sensitivitas insulin.
"Tapi secara sih kesemuanya ini keterkaitannya sungguh multifaktorial sehingga masih banyak observasi yang mesti kita bacan dan kita evaluasi," jelasnya.
Ia menyampaikan diabetes dan pergantian iklim menjadi tanggung jawab besar bagi anak muda, alasannya merupakan 10-20 tahun lagi yang menjadi kontributor paling besar merupakan anak muda di masa sekarang.
"Yang paling penting merupakan bagaimana kita mengawali hal yang simple dari diri kita sendiri, nggak usah pusingin dahulu deh orang lain seumpama apa tetapi bagaimana kita dapat bertingkah lebih sehat," lanjutnya.
Tidak cuma mendatangkan tayangan Learn From Sobat Diabet, dalam rangka perayaan Hari Kesehatan Dunia 2021 Tropicana Slim juga mendatangkan tayangan Healthy DIY Cooking With Chef Marinka dan Meet The Expert untuk memberi kiat dan edukasi terhadap diabetesi agar dapat mempertahankan kadar gula darahnya.
Selain itu Shopee juga mengadakan potongan harga 70% di Nutrimart Official Store di Shopee agar konsumen dapat berbelanja produk-produk sehat Tropicana Slim dengan harga lebih murah. Promo ini berjalan sampai tanggal 11 April 2021.

