Foto: Dok. Tropicana SlimJakarta -
Tahukah Anda ternyata ada keterkaitan antara pergantian iklim dengan diabetesi? Berdasarkan laporan US EPA (Environmental Protection Agency) tahun 2016 pergantian iklim ternyata akan memengaruhi kuliner yang kita konsumsi, udara yang kita hirup, air yang kita minum, serta keadaan cuaca ekstrim.
Hal ini juga menyebabkan tiga aspek yang mesti diwaspadai. Pertama, peningkatan suhu akhir pergantian iklim sanggup mengakibatkan seseorang akan makin rentan terkena diabetes. Seperti dilaporkan pada jurnal Early Human Development, diperkirakan bahwa untuk setiap peningkatan suhu sebesar 1OC, prevalensi diabetes sanggup meningkat sebesar 0.17%2.
Kedua, pergantian iklim mengakibatkan peningkatan risiko kekurangan persediaan dan tingginya harga produk-produk segar. Akibatnya, produk kuliner olahan condong menjadi opsi alasannya yaitu tersedia lebih banyak dengan harga yang lebih murah.
Baca juga: Catat! Ini Tips Bebas Diabetes ala Anak Muda |
Peningkatan konsumsi produk kuliner olahan dengan kandungan nutrisi yang lazimnya lebih rendah, tetapi lebih tinggi kalori ini sanggup mengembangkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Ketiga, terganggunya kestabilan pangan juga meningkat kan risiko gangguan kesehatan pada ibu dan anak di masa depan.
Oleh karenanya, di masa pandemi ini penting sekali, aktif mempertahankan lingkungan guna menolong menangani kendala pemanasan global ini. Selain itu, melakukan hidup sehat guna menekan risiko diabetes juga mesti ditangani dengan berkala mempertahankan rujukan makan sehat serta berkala berolahraga.
Nah, dalam menyambut Hari Kesehatan Dunia pada 7 April mendatang, Tropicana Slim menggelar online pekan raya bertajuk 'Beat Diabetes'. Program ini berencana untuk mengajak penduduk untuk menuntut ilmu mengawali hidup sehat dengan cara sederhana sehingga bisa menghambat serta melawan diabetes lewat agresi nyata.
Diketahui, online pekan raya Beat Diabetes 2021 tersebut digelar selama dua hari berturut-turut dari tanggal 6-7 April 2021, dengan mendatangkan edukasi kesehatan, sharing diabetes dari expert, sampai workshop masak sehat yang ramah diabetes. Semua kesibukan itu ditayangkan secara streaming dan bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat.
Adapun untuk sesi pertama pada 6 April jam 09.00 WIB pagi terkait workshop masak sehat akan mendatangkan Chef Marinka. Dia akan membagikan kiat bagaimana mempertahankan rujukan makan biar terhindar dari diabetes dengan masakan yang sarat serat tanpa kalut asupan gula berlebih,
Sementara sesi kedua di hari yang serupa pada jam 15.00 WIB mendatangkan Founder Sobat Diabet dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD yang memamerkan edukasi kesehatan. Kemudian di hari kedua 7 April jam 09.00 WIB akan ada Meet The Expert dengan Staf Divisi Endokrin, Metabolik dan Diabetes dari Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI dr.Dicky Tahapary, Ph.D., SpPD-KEMD dan Co-Founder heySTARTIC Young Climate Champion, Vania Santoso.
Penasaran bagaimana edukasi pencegahan dalam melawan diabetes ini? Jangan lupa catat tanggalnya dan saksikan online pekan raya Beat Diabetes ini secara streaming di detikHealth atau bisa di postingan ini.

